23 Feb 2017 13:17

Dewan Menduga Ada Kartel Cabai Lokal

rumahpan.com

Anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PAN Mohammad Zainul Lutfi

SHARE :

RumahPAN.com - Meroketnya harga cabai di pasaran hingga menembus harga Rp 180  ribu/kg, membuat Komisi B DPRD Jatim meradang. Komisi yang membidangi perekonomian ini menuding kartel bermain dalam menaikan harga cabai di pasaran.

Anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PAN Mohammad Zainul Lutfi mengaku hingga kini belum ditemukan benang merahnya terkait meroketnya harga cabai di pasaran. Karena itu,  perlu dipastikan apakah berita soal cabai impor beredar di Blitar itu memang ada, apa hanya sekedar hoax.

"Kami akan segera bertindak jika telah ditemukan benang merahnya. Tapi saya menenggarai yang terjadi dengan melambungnya harga cabai karena ulah kartel," tegas politisi PAN ini.

Seperti diketahui cabai impor dari Cina, India dan Korea disinyalir beredar di Jawa Timur, salah satunya di Blitar. Harga cabai impor itu sangat murah yaitu Rp 60 ribu/kg. Wajar banyak pedagang merasa diuntungkan dengan cabai impor, karena di pasaran harga cabai lokal mencapai  Rp180 ribu/kg.(*/riz) 

Sosial Media